Perbedaan Pewarna Alami dan Pewarna Sintetik

Mengikuti perkembangan kuliner yang semakin maju, Bahan Tambahan Pangan (BTP) Pewarna menjadi salah satu komponen yang tidak terpisahkan dalam mengolah suatu makanan agar dapat menarik selera konsumen. Hampir semua jenis makanan maupun minuman menggunakan pewarna. Untuk pewarna makanan digunakan pewarna alami atai sintetik yang diijinkan.

cover

Dalam artikel ini kami akan membahas perbedaan pewarna alami dan pewarna sintetik, sebagai bahan pengetahuan bagi konsumen.

 
Pewarna Alami

Pewarna Alami adalah Pewarna yang dibuat melalui proses ekstraksi, isolasi, atau derivatisasi (sintesis parsial) dari tumbuhan, hewan, mineral atau sumber alami lain, termasuk pewarna identik alami. Penggunaan pewarna alami dianggap lebih aman terhadap kesehatan daripada pewarna sintetik. Bahkan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat juga menggolongkan pewarna alami ke dalam golongan bahan pewarna yang tidak perlu mendapat sertifikat.

pewarna alami

Beberapa contoh pewarna alami yaitu:

Warna

Sumber

Kuning – Orange Wortel, Tomat, Jeruk, Pepaya, Ubi Jalar, Lobster, Paprika, Kunyit, dll.
Hijau Daun Suji, Daun Pandan, Daun Katuk, dll.
Merah Strawberry, Raspberry, Bunga Mawar, Cabai Merah, Kayu Secang, Bunga Rosella, Angkak, dll
Coklat Buah Kakao, Karamel, Gula Merah, dll.
Biru – Ungu Bunga Telang, Anggur, dll.
Hitam Kluwak, Abu Merang, Tinta Cumi, dll.
 
Pewarna Sintetik

Pewarna Sintetik adalah pewarna yang diperoleh secara sintesis kimiawi. Sehingga FDA menggolongkan pewarna sintetik ke dalam golongan yang harus mendapatkan sertifikat FDA (FD&C Colors).

pewarna sintetik

Beberapa contoh pewarna sintetik yaitu:

Warna Sumber
Kuning – Orange Tartrazine,  Sunset Yellow, Quinoline Yellow
Hijau Green Apple
Merah Ponceau 4R, Eritrosin
Coklat Brown HT
Biru Indogakarmin

 

Kedua jenis BTP pewarna ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan, diantaranya yaitu :

Jenis Pewarna

Kelebihan

Kelemahan

Alami
  • Lebih aman dikonsumsi
  • Kestabilan warna rendah
  • Untuk menghasilkan warna yang bagus dibutuhkan jumlah pewarna yang banyak
  • Aneka ragam warnanya terbatas
  • Terkadang memberikan rasa dan aroma yang mengganggu
  • Harga mahal
  • Masih sulit didapatkan
Sintetik
  • Kestabilan warna tinggi
  • Warna dapat bertahan lama
  • Dapat mengembalikan warna asli suatu pangan
  • Harga ekonomis
  • Mudah didapatkan
  • Aneka warnanya sangat beragam
  • Tidak menghasilkan rasa dan aroma yang mengganggu
  • Tidak baik untuk kesehatan jika penggunaannya diatas ambang batas

Berhubung kepedulian masyarakat tentang kesehatan mulai meningkat, beberapa negara tertentu telah menetapkan dosis penggunaan pewarna sintetik pada ambang batas aman, bahkan beberapa jenis pewarna sintetik juga telah dilarang untuk dipergunakan sebagai BTP. Sehingga pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan peraturan tentang batas maksimum penggunaan BTP Pewarna dalam BPOM RI Nomor 37 Tahun 2013.

Menyikapi perkembangan industri pangan serta mematuhi peraturan BPOM RI, maka PT Primera Panca Dwima akan segera meluncurkan produk Premium yang menggunakan pewarna alami. Kami sebagai salah satu produsen bahan pangan khususnya Tepung Roti akan selalu mengikuti perkembangan dan peraturam industri pangan, sehingga selalu menghasilkan produk yang aman dan bermutu.

primera panko

You May Also Like

Leave a Reply